it's been a month (lebih) ... tapi aku belum bisa lupain semua tentang "kami", terakhir aku tanya lewat sms, jawaban dari akang sangatlah dingin.. dia berkata "loh! ade kok belum ngerti maksud akang.. jadi akang pengen putus karena akang gak ada rasa kangen sama ade ..it's time to move on de.." just like that!! tapi aku gak kaget begitu baca sms itu, somehow aku rasa i can trough this, jika dia putusin aku hanya karena satu alasan, maka aku punya berjuta alasan buat bangkit!! i can do it!! memang gak bakalan gampang sih,, malah setiap malam pun dia masih hadir di mimpi-mimpiku, gak sopan !! nongol di mimpi orang !!
aku menyesal, bolehkah? karena aku sudah membuang-buang waktuku yang lima bulan dengan percuma. i need a breake, buat cooling down.. ada beberapa laki-laki datang medekati, tapi kok rasanya mereka gak mutu. apa ini pengaruh dari putusnya aku sama akang ya? apa ini semacam trauma? tiap kali ada yang mendekat, emosiku langsung memuncak (padahal apa salah mereka?) kadang aku gak bisa control sampai-sampai anak buahku dikantor ada yang kena getahnya.. i'm so sorry, i didn't mean to, it's just my emotion.. i can't controll it. jika kalian benci, bencilah aku karenanya.
aku gak ngerti kenapa aku bisa menjadi seorang pemarah, over sensitif , judes, kasar seperti ini mungkin hatiku belum benar-benar pulih.. i need a diversion, something yang bisa bikin pikiranku gak melulu mikirin kegagalan kemaren.. tapi apa? hobby? hobbyku terenggut sama akang, jadi gak mungkin kalau hobby.. itu bakalan bikin aku ingat akang terus.
saat sendiri, aku merenung sambil dengerin lagunya astrid yang judulnya mendua.. dibenakku muncul sebuah kata "TEGA" itulah kamu akang,, kamu tega banget.. aku tak habis pikir, kenapa?
Tuhan, aku tak ingin berburuk sangka kepadaMU.. maka jika memang ini jalan yang terbaik, hapuslah dia dari ingatanku, jangan biarkan dia datang dalam setiap mimpi-mimpiku. berikanlah aku yang pantas aku dapatkan, yang terbaik menurutMU..
aku sadar ada banyak hal yang mengingatkanku kepada akang, apalagi dirumah tersimpan beberapa barang pemberian akang. semenjak kami putus, aku tak pernah menyentuh barang-barang itu apalagi memakainya. aku berpikir untuk mengembalikan semuanya... bukan maksud membuat akang jadi gak enak ataupun tersinggung.. tapi memang sulit rasanya buat lepasin akang, jika aku masih melihat barang-barang itu..
bahkan papa pernah bilang buat kembaliin semua pemberian akang, tapi anehnya ketika aku beresin semua barang pemberian akang, terus aku masukan kedalam kotak, papa bertanya kepadaku "mau dikemanain?" terus aku jawab "mau di kembaliin, kirim lewat jasa kurir",, kemudian papa bilang "jangan dulu teh, nanti aja setelah semuanya jelas, tunggulah lagi sampai habis lebaran, mungkin sekarang dia lagi ada masalah yang benar-benar butuh konsentrasi yang penuh, nanti juga kalo semuanya sudah beres pasti nyari teteh lagi" .. dalam benakku papa kok seperti menyimpan harapan kalau akang bakalan balik lagi, hatiku sakit denger papa bilang kayak gitu, andai papa tahu alasan yang akang gunakan untuk mutusin aku yang katanya TIDAK ADA RASA KANGEN LAGI BUAT ADE .. apa papa bakalan tetap berharap?
pelan-pelan aku bilang ke papa, agar papa gak terlalu banyak berharap .. aku bilang sama papa "buat apa lagi ditunggu pa? semuanya sudah jelas, mau ditunggu sampai lebaran tahun depan pun gak bakalan datang lagi kok, insyaAllah teteh sudah bisa terima.. mungkin papa bener, mungkin belum datang waktunya buat teteh.. insyaAllah teteh akan lebih sabar lagi." kemudian papa menjawab "ya yang tau semuanya kan teteh, jika memang menurut teteh begitu ya sudah.." akang, sungguh pesonamu membuat papa sangat terkesan, sampai-sampai ada harapan terpatri didirinya akan kehadiranmu.
aku menahan tangisku saat berbicara dengan papa, aku tak bisa menatap wajah papa, karena aku tau pasti ada kekecewaan di wajah papa.. maafkan aku pa,, belum bisa berbakti, belum bisa memberikan papa cucu yang sangat papa dambakan.
paket sudah beres dibungkus, tinggal nunggu waktu yang tepat buat dikirim.. karena waktu sudah sore, mungkin baru besok aku kirimkan lewat jasa kurir. kira-kira setelah akang terima paket ini, apa reaksi akang ya? apakah akang sudi membaca surat yang aku sertakan didalamnya,, suratnya lumayan panjang sampai 4 halaman hvs. mudah-mudahan akang mau membacanya sampai habis, agar akang tau apa yang ade rasakan sekarang..
aku sadar ada banyak hal yang mengingatkanku kepada akang, apalagi dirumah tersimpan beberapa barang pemberian akang. semenjak kami putus, aku tak pernah menyentuh barang-barang itu apalagi memakainya. aku berpikir untuk mengembalikan semuanya... bukan maksud membuat akang jadi gak enak ataupun tersinggung.. tapi memang sulit rasanya buat lepasin akang, jika aku masih melihat barang-barang itu..
bahkan papa pernah bilang buat kembaliin semua pemberian akang, tapi anehnya ketika aku beresin semua barang pemberian akang, terus aku masukan kedalam kotak, papa bertanya kepadaku "mau dikemanain?" terus aku jawab "mau di kembaliin, kirim lewat jasa kurir",, kemudian papa bilang "jangan dulu teh, nanti aja setelah semuanya jelas, tunggulah lagi sampai habis lebaran, mungkin sekarang dia lagi ada masalah yang benar-benar butuh konsentrasi yang penuh, nanti juga kalo semuanya sudah beres pasti nyari teteh lagi" .. dalam benakku papa kok seperti menyimpan harapan kalau akang bakalan balik lagi, hatiku sakit denger papa bilang kayak gitu, andai papa tahu alasan yang akang gunakan untuk mutusin aku yang katanya TIDAK ADA RASA KANGEN LAGI BUAT ADE .. apa papa bakalan tetap berharap?
pelan-pelan aku bilang ke papa, agar papa gak terlalu banyak berharap .. aku bilang sama papa "buat apa lagi ditunggu pa? semuanya sudah jelas, mau ditunggu sampai lebaran tahun depan pun gak bakalan datang lagi kok, insyaAllah teteh sudah bisa terima.. mungkin papa bener, mungkin belum datang waktunya buat teteh.. insyaAllah teteh akan lebih sabar lagi." kemudian papa menjawab "ya yang tau semuanya kan teteh, jika memang menurut teteh begitu ya sudah.." akang, sungguh pesonamu membuat papa sangat terkesan, sampai-sampai ada harapan terpatri didirinya akan kehadiranmu.
aku menahan tangisku saat berbicara dengan papa, aku tak bisa menatap wajah papa, karena aku tau pasti ada kekecewaan di wajah papa.. maafkan aku pa,, belum bisa berbakti, belum bisa memberikan papa cucu yang sangat papa dambakan.
paket sudah beres dibungkus, tinggal nunggu waktu yang tepat buat dikirim.. karena waktu sudah sore, mungkin baru besok aku kirimkan lewat jasa kurir. kira-kira setelah akang terima paket ini, apa reaksi akang ya? apakah akang sudi membaca surat yang aku sertakan didalamnya,, suratnya lumayan panjang sampai 4 halaman hvs. mudah-mudahan akang mau membacanya sampai habis, agar akang tau apa yang ade rasakan sekarang..