Matahari pagi ini enggan menyapaku dengan kehangatannya. Seolah malas untuk menyinari bumi, diapun tertidur diselimuti awan mendung yang nampak dilangit.
Udara dingin membuatku merasa malas untuk beranjak dan beraktifitas.. Dua minggu sudah, seperti tak punya semangat menjalani hari. Dia berubah, apakah karena kemarahanku? Ataukah keraguannya? Ataukah ada pilihan lain?
Sekilas aku mengingat perkataannya dulu ,, "Jangan samakan aku dengan laki-laki itu", apakah itu benar? apakah itu sudah terbukti bahwa dia berbeda? Sementara sikapnya cenderung mengindikasikan hal yang sama. Tuhan, jangan biarkan aku berburuk sangka kepadanya, aku tahu itu tidak akan adil baginya.
Hampir dua minggu tidak bertegur sapa membuatku tak tahan, jika aku terus memaksakan mungkin aku akan menderita karenanya. Entah kenapa setiap kali melihat dia online, jantungku berdegup kencang. Dua minggu hanya melihat saja tanpa menegur membuatku merasa tersiksa..
Tuhan aku tahu, bahwa itu berlebihan, tanpa kusadari sepertinya hati ini telah jatuh kepadanya, tanpa bisa kutahan. Cerita tentang perjuangannya membuatku merasakan kasih sayang yang amat dalam, bukan iba.. akan tetapi ketulusan.
Aku seperti melihat sosok papa dalam dirinya, sama-sama berjuang pada saat muda dulu.. Tuhan, aku bingung membedakan antara yang kumau dan yang kubutuhkan .. Apakah sosok seperti itu yang kubutuhkan sebenarnya? ataukah itu hanya sebatas kemauanku saja?
Tuhan aku takut, aku takut jika harus merasakan kehilangan lagi.. aku takut akan perasaan sakit yang akan ditimbulkan nantinya. Aku ragu apakah nanti akan bisa mengatasinya, apakah aku bisa bertahan.. aku takut ..
Teruntukmu yang hatinya mungkin tak dapat kuraih, apakah kau bisa merasakan apa yang kurasa? Keraguanmu membuatku sedih, kau terdiam membuatku merasa tak berarti.. Apakah rasa ini datang terlalu cepat sampai kau merasakan ragu? Tiada hari kulalui tanpa membayangkan kehadiranmu didekatku .. apakah menurutmu itu berlebihan? apakah kau pernah melakukan hal yang sama terhadapku? apakah kau pernah membayangkan kehadiranku didekatmu? Aku tahu, seharusnya aku tak pernah berharap kepadamu .. tapi itu semua diluar kuasaku. Rasa ini tak bisa aku kendalikan ..
Aku selalu merindukanmu ..